Wahai saudaraku, beritahu aku
Kapankah kau akan marah?
Jika milik kita yang suci dihina,
Dan tempat kita dihancurkan
Dan kau tidak menjadi marah?
Jika sifat ksatria kita dibunuh
Dan kerhormatan kita diinjak-injak
Dan dunia kita berakhir
Dan kau tidak menjadi marah?
Jadi beritahu aku
Kapankah kau akan marah?
Jika sumber daya kita dirampas,
Dan institusi kita diruntuhkan,
Dan masjid-masjid kita dihancurkan,
Dan masjid al-aqsa dan al-quds kita
Tetap dirampas
Dan kau tidak menjadi marah?
Jadi beritahu aku
Kapankah kau akan marah?
Musuhku atau musuhmu,
menghina kehormatan
darahku dijadikan mainan oleh dia
dan kau jadi penonton permainan.
Jika untuk Alloh, untuk suatu yg suci,
Untuk islam kau tidak marah,
Jadi beritahu aku,
Kapankah kau akan marah?
Aku melihat kengerian
Aku melihat darah mengucur
Wanita-wanita tua iringi
Anak-anak menuju maut
Aku lihat segala macam penindasan
Dan kau tidak menjadi marah
Jadi beritahu aku
Kapankah kau akan marah?
Dan kau duduk seperti boneka bisu.
Perutmu memenuhi kantor
Kau habiskan malam banggakan angka-angka,
Dengan uang, curahkan dirimu kepada berkas-berkasnya
Aku melihat kematian diatas kepala-kepala kami.
Dan kau tidak menjadi marah
Jadi terus terang saja padaku
Jangan malu-malu
Kamu ada di ummat yg mana?
Jika kau juga derita, apa yg kami derita,
Tidak menjadikan kamu ingin membalas
Maka tidak usah repot
Karena kau bukanlah kami.
Maupun bagian dari kami,
Bahkan kau bukan bagian dari dunia manusia
Jadi hiduplah sebagai kelinci
Dan matilah sebagai kelinci
(youtube)
Leave a Comment
No comments yet.
Comments RSS TrackBack Identifier URI
